Baitul Wakaf Beli Sayuran dan Telur dari Petani untuk Disalurkan kepada Masyarakat yang Membutuhkan

oleh

JAKARTA—Pandemi COVID 19 telah membawa dampak terhadap ekonomi, kalangan menengah ke bawah yang paling merasakan dampaknya, mulai dari pedagang kecil, UKM hingga ojek online. Meski berada di pedesaan, para petani merasakan dampaknya, menurunnya permintaan hingga hasil panen yang tidak terserap.

Baitul Wakaf sebagai nazhir wakaf produktif dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang dibentuk ormas Hidayatullah memiliki kepedulian terhadap nasib para petani di tengah pandemi.

“Pandemi ini telah berdampak secara sistematis secara ekonomi. Penerapan Social Distancing dan PSBB juga membuat sejumlah hotel, pusat perbelanjaan dan pasar ditutup. Kondisi ini membuat permintaan turun drastis,” ujar Zainal Abidin, selaku Direktur Program Wakaf dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2020).

Menurut Zainal, kondisi petani di  pedesaan saat ini makin terhimpit, disaat panen berharap mendapatkan hasil penjualan guna untuk memenuhi kebutuhan keluarga terutama saat bulan Ramadhan dan bisa kembali menanam, namun saat ini tidak bisa berharap banyak.

Kondisi inilah, jelas Zainal, membuat Baitul Wakaf bekerjasama dengan Komunitas Pemberdayaan Desa Emas membuat program Paket Hasil Tani.

“Hasil panen dalam bentuk sayuran para petani dan peternak terdampak covid di pedesaan dibeli dari donasi masyarakat kepada petani dengan harga layak, dikemas dalam bentuk paket dan disalurkan kepada yang terdampak lainnya sebagai kepedulian terhadap pemenuhan imunitas,” ujar Zainal.

Menurut Zainal, Paket Hasil Tani sebagai ikhtiar membuat petani tetap kembali ke ladang dan menjalankan Ramadhan  Produktif meski di tengah pandemi COVID 19 yang melanda negeri. Karena sayuran dan buah akan tetap dibutuhkan sebagai komoditi pokok.

Pada bulan Ramadhan ini Baitul Wakaf menargetkan bisa membeli 1000 paket dari petani dan peternak yang terdampak di daerah Cipanas dan Sukabumi dan disalurkan kepada yang membutuhkan. Paket Hasil Tani terdiri dari 10 item sayuran dengan tambahan telur ayam dan telur puyuh.

“Semoga para petani maupun korban yang menjadi penerima manfaat Paket Hasil Tani pada Ramadhan tahun ini bisa tenang dalam beribadah sebagaimana kita yang stay at home juga bisa tenang beribadah di rumah. Saatnya jalankan Ramadhan Produktif dengan membantu sesama,” ujar Zainal mengakhiri.

(Mukarromah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 6 =