Walau Terhambat Dampak Pandemi, BPN Kabupaten Bogor, Pelayanan Tetap Maksimal

oleh

KAB. BOGOR, LENSAJAKARTA.COM – Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor dimasa PPKM Level 3 masih melaksanakan pelayanan terbatas dan juga melalui online. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di kantor BPN Kabupaten Bogor.

Kasubag Tata Usaha (TU) BPN Kabupaten Bogor, Yusef menjelaskan, ini dilakukan sesuai arahan dari pusat terkait aturan agar semua terjaga dari penularan virus Corona yang masih menjadi perhatian kita semua.

“Pelayanan terhadap masyarakat dan sesuai PPKM yang saat ini di Kabupaten Bogor sudah turun di Level 3, kantor BPN Cibinong tetap membuka pelayanan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Aturan tersebut dibuat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran dan atas arahan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Selain itu juga, kita melakukan pengurangan jam pelayanan yakni hari Senin sampai Kamis jam 08.00 – 12.00 WIB. Sedangkan untuk hari Jum’at dari 08.00 – 11.00 WIB,” jelas Yusef kepada media diruang kerjanya, Senin (06/09/2021).

Diakui, dengan pelayanan seperti ini, memang banyak masyarakat yang mengeluh, namun pihaknya hari tetap mengikuti aturan pemerintah, karena ini untuk kepentingan bersama.

“Dengan aturan yang kami jalankan ini, saya harapkan juga masyarakat memahami karena untuk menjaga masyarakat dan juga menjaga pelayanan dan juga petugas kami. Karena selama pandemi ini, ada beberapa petugas kita yang positif dan kita sarankan untuk Isoman. Alhamdulillah, saat ini sudah pulih kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut katanya, dengan waktu yang singkat dalam pelayanan, pihaknya sudah mempunyai aplikasi yang dapat dipergunakan oleh masyarakat untuk mendaftar secara online.

“Dengan penerapan secara online, kita bisa memenej waktu mereka, kapan mereka mau datang, jam berapa kemudian mau melakukan pendaftaran apa. Jadi ketika masyarakat datang kesini, dia sudah membawa bukti antrian pendaftaran, tidak menunggu lama serta tidak datang berbarengan, hal ini untuk menghindari kerumunan,” ucap Yusef.

Terkait pelaksanaan program vaksinasi, di BPN Kabupaten Bogor pegawai maupun petugas yang melakukan vaksin sudah mencapai hampir 90% dan sudah vaksin yang kedua (2). Sementara yang belum, karena mereka yang terkena positif Covid-19, jadi harus ada jarak dulu untuk di vaksin.

“Alhamdulillah, sisa yang belum divaksin, mereka sudah melaksanakan vaksin secara mandiri,” ungkapnya.

Dengan kondisi seperti sekarang ini, kata Yusef, memang banyak program yang terkendala seperti, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pengadaan tanah dimana tidak dipungkiri, karena kegiatan tersebut langsung berinteraksi dengan masyarakat.

“Pendataan yuridis itu, kita harus tatap muka dengan masyarakat. Kemudian penelitian dan pemeriksaan tanah juga harus kelapangan. Dengan pandemi ini semua terhambat. Mau tidak mau kita harus menyelesaikan target di tahun ini. Tapi dengan bekal Bismillah, temen-temen kita turun kelapangan melaksanakan tugas mengejar target. Tahun 2021 kita sudah mendapatkan target sertifikasi 110.000 sertifikat untuk semua Kabupaten Bogor sesuai dengan penunjukan lokasi yang sudah ditetapkan,” terangnya.

Apalagi tambahnya, Gerai Pelayanan Publik (GPP) atau Mall Pelayanan Publik (MPP) di AEON Mall Sentul, Kabupaten Bogor selama PPKM Darurat tidak berjalan, karena mall tutup

“Alhamdulillah, sekarang pelayanan publik sudah dibuka dan berjalan lagi,” imbuhnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =

No More Posts Available.

No more pages to load.