Ditargetkan Tol Japek II Selatan Rampung Awal.2022

oleh

JAKARTA, LENSAJAKARTA.COM — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan bahwa konstruksi jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Seksi 3 ruas Taman Mekar—Sadang akan rampung pada akhir kuartal I/2022.

Ruas tersebut akan menghubungkan tiga jalan tol, yakni Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1, JORR 2, dan Purwakarta—Bandung—Purbaleunyi. Ruas tol Taman Mekar—Sadang merupakan ruas terpanjang dalam jalan tol Japek II Selatan.

Kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan produktif seperti ini akan memperlancar aksesibilitas masyarakat, mengurangi biaya logistik, dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui  keterangan resmi, Senin (8/3/2021).

Berdasarkan catatan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), konstruksi jalan tol Japek II Selatan dibagi menjadi tiga seksi yakni seksi 1 Jatiasih—Setu (9,3 kilometer), seksi 2 Setu—Taman Mekar (24,85 kilometer), dan seksi 3 Taman—Mekar Sadang (27,85 kilometer). Total investasi yang diserap jalan bebas hambatan tersebut mencapau Rp14,69 triliun dengan biaya konstruksi sekitar Rp8,89 triliun.

Sejauh ini, konstruksi seksi 1 dan 2 dalam tahap pembebasan tanah dan ditargetkan konstruksinya rampung Juni 2022, sedangkan progres konstruksi seksi 3 telah mencapai 42,58 persen dan ditargetkan rampung Maret 2022.

Jalan tol Japek II Selatan yang dibangun oeh PT Jasamarga Japek Selatan tersebut direncanakan memiliki tujuh buah gerbang tol (GT). Ketujuh GT tersebut adalah GT Jati Asih, Bantar Gebang, Setu, Sukaragam, Taman Mekar, Kutanegara, dan Sadang.

Jalan tol Japek II Selatan merupakan Proyek Strategis Nasional yang dibangun melalui pembiayaan APBN/APBD, BUMN, dan Swasta. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diterbitkan pada 17 November 2020.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) Agus Setiawan menjelaskan bahwa manfaat keberadaan jalan tol itu antara lain mendukung pengembangan wilayah dan ekonomi kawasan sekitarnya.

“Manfaat tol Jakarta—Cikampek Selatan bila sudah beroperasi di antaranya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah seperti kawasan industri, perumahan, kawasan wisata dan sebagainya pada koridor trase jalan tol tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × one =