Dirjen PPTR ATR /BPN : Sanksi Administrasi Hingga Pidana Bagi Pelanggar Tata Ruang

oleh

JAKARTA, LENSAJAKARTA.COM – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk penyampaian keluhan dan permasalahan yang menyangkut pengendalian dan penertiban tanah dan ruang serta tugas-tugas dari Ditjen PPTR.

Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Ditjen PPTR) Kementerian ATR/BPN menyelenggarakan “2021 PPTR Expo Menjawab Publik” yang di lobby gedung Direktorat Jenderal PPTR, Kementerian ATR/BPN hingga Maret 2021.

Direktur Jenderal PPTR Kementerian ATR/BPN Budi Situmorang mengatakan, melihat tren belakangan ini terutama informasi-informasi di media sosial maka kami (Ditjen PPTR) merasa perlu dan wajib membuka ruang kepada masyarakat berkaitan dengan Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang.

“Oleh karena itu kami memberikan tema pada kegiatan ini yaitu Menjawab Publik,” tandasnya, Senin (08/02) usai jumpa pers.

Budi Situmorang melanjutkan, Ditjen PPTR perlu memberikan kepada publik mengenai apa yang telah kami kerjakan selama ini.

“Kami akan ajak atau berkerjasama dengan rekan-rekan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah baik dari tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota serta pakar-pakar di bidang ini untuk membantu kami menjalankan tugas yang diberikan negara kepada Direktorat ini melalui Kementerian ATR/BPN,” ujar Budi.

Perkembangan informasi di jagad maya terutama di media sosial memang harus disikapi baik dan buruknya.

“Bapak Menteri ATR/Kepala BPN berpesan kepada kami agar tidak terjadi informasi yang bersifat ‘post truth’, dimana informasi yang tidak benar yang beredar di masyarakat menjadi suatu pembenaran di masyarakat akibat kurangnya arus informasi yang sebenarnya, inilah yang salah satu mendasari acara ini,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan penyelenggaraan acara ini mungkin akan terjadi beberapa kondisi, pertama masyarakat akan memahami dan yang kedua masyarakat akan complain terhadap apa yang pihaknya kerjakan belum tuntas atau lengkap. Dan pihaknya juga memberanikan diri untuk berhadapan dengan publik untuk menjawab kebutuhan publik itu apa.

Ditjen PPTR telah membuka ruang sebesar-besarnya kepada publik berkenaan dengan pengendalian, penertiban tanah dan ruang.

”Kami telah membuka akses publik untuk pelaporan dan pengaduan di akun resmi media sosial Ditjen PPTR dan juga bisa langsung datang ke kami, kami jamin akan respon cepat dengan melakukan terlebih dahulu klarifikasi dan verifikasi lalu bila terindentifikasi ada pelanggaran kami akan turun langsung, kami memang belum sempurna tapi kami akan terus berusaha untuk ini,” ucapnya.

PTR EXPO 2021 akan dihelat hingga Maret 2021 yang dibagi dalam 4 (empat) bagian yaitu Minggu I (8-11 Februari) Pengendalian Ruang, Minggu II (15-19 Februari) Tanah Terlantar, Minggu III (22-26 Februari) Pengendalian Hak Tanah,Sawah dan Pulau-Pulau Kecil Terluar dan terakhir Minggu IV (1-5 Maret) tentang Penertiban Ruang yang semuanya dilangsungkan di Lobby gedung tersebut.

Selain Dirjen PPTR Budi Situmorang, hadir pula para pejabat di Ditjen PPTR yakni, Direktur Pengendalian dan Pemanfaatan Ruang Wisnubroto Sarosa, Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang Andi Renald dan Direktur Pengendalian Hak Tanah,Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Asnawati.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + eighteen =