Aliansi Indonesia Jaga NKRI Dengan Melawan Gerakan Radikalisme

oleh

JAKARTA, LENSAJAKARTA.COM- Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Aliansi Indonesia gelar kegiatan Kenduri Merah Putih dengan tema “Apresiasi Tindakan Tegas TNI POLRI Melawan Radikalisme” dan juga sekaligus dalam rangka silaturahmi sesama pengurus Lembaga Aliansi Indonesia seluruh Indonesia.

Ketua Panitia Kenduri Merah Putih, Aldi Nababan mengatakan, walaupun dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, pengurus Aliansi Indonesia tetap bisa berkumpul dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang sesuai dengan aturan dari pemerintah.

“Kita yang berada disini adalah satu kesatuan sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh para pendahulu kita. Karena itu, semua ini diperuntukkan untuk rakyat Indonesia,” ucap pria yang juga Sekjen DKI Jakarta JagaIndonesia.

Aldi Nababan menambahkan, kegiatan hari ini juga adalah acara aksi damai membawa perjuangan jaga Indonesia dimana salah satunya pemerintah telah menetapkan FPI menjadi organisasi terlarang di Indonesia.

“Pada intinya kita bersyukur kepada Tuhan, pemerintah menindak tegas kepada siapapun maupun organisasi apapun yang berusaha menganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan gerakan radikalismenya,” ungkap Ali di Sekretariat Aliansi Indonesia, Jl. Pintu Raya II, TMII, Jakarta Timur, Rabu (6/1).

Ditempat yang sama, Sekjen Lembaga Aliansi Indonesia T. Bustaman menambahkan, prinsip Lembaga Aliansi Indonesia mengembalikan lagi itu semua, mengingatkan kalau ada ideologi lain, kalau ada isu-isu lain ideologi lain lagi kita kasih pilihan angkat kaki dari Republik Indonesia atau masuk penjara sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Jadi memang gerakan jaga Indonesia ini bisa menjadi warna tersendiri ketika nanti kita bersinergi. Kita bisa bangun suatu kerjasama untuk Garuda Merah Putih untuk NKRI dan dari perspektif Aliansi Indonesia adalah itu membangun 5 pilar wawasan kebangsaan itu tidak bisa ditawar-tawar sudah konsensus nasional yakni :
1. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
2. Ideologi Pancasila
3. UUD 1945
4. NKRI
5. Bhinneka Tunggal Ika

Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber yaitu :

1. H. Djoni Lubis (Ketum Lembaga Aliansi Indonesia)
2. Bustaman (Sekjen Lembaga Aliansi Indonesia)
3. Kanjeng Pangeran Norman (Pendiri Aliansi Indonesia)
4. Aldi Nababan (Sekjen DKI JagaIndonesia)
5. Budi Djarot (Sekjen Nasional)
6. Carry (Laskar Nusantara)
7. Andreas (Indonesia Timur)
8. Dr. Nisel (Gugus Depan Covid-19
9. Silaban (GBHN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 4 =