Tinggi Paparan Covid-19, Jakarta AKan Putuskan Rem Darurat Diputuskan Januari

oleh

JAKARTA, LENSAJAKARTA.COM – Meski kasus harian Covid-19 di Jakarta terus melonjak, Pemerintah DKI masih mempertimbangkan untuk kembali mengambil kebijakan tarik rem darurat.

“Apakah dimungkinkan? Nanti Pak Gubernur (Anies Baswedan, red) akan (memutuskan, red) ada emergency break,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, dilansir Tempo.co, Senin (28/12/2020).

Riza menyatakan, jumlah penularan kasus juga menjadi pertimbangan mengambil langkah menghentikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi.

Namun keputusan itu akan diambil atau tidak bakal diputuskan setelah 3 Januari 2021.

Keputusan juga bakal melihat data dan fakta epidemiologi di DKI. Saat ini, tambah Riza, data epidemiologi di Ibu Kota masih dinamis.

Untuk mencegah penularan terus meluncur, Riza meminta, pelaku usaha menerapkan kebijakan pembatasan jam operasional dan kapasitas yang ditentukan pemerintah.

“Jangan sampai nanti ada peningkatan luar biasa sehingga kami Pemprov dengan jajaran Pak gubernur terpaksa mengambil kebijakan untuk memperketat PSBB,” ujarnya.

Tercatat, kasus harian terkonfirmasi Covid-19 tertinggi sebanyak 1.997 kasus pada Minggu (27/12/2020), sementara 2.058 kasus konfirmasi positif, pada Sabtu (26/12/2020).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × five =