20 Warga Ciputat Timur Disanksi Narik Becak Hingga Bersihkan WC, Karena Tidak Pakai Masker

oleh

TANGSEL, LENSAJAKARTA.COM – Dalam rangka penegakkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aparat Satpol PP Banten dan Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar razia maske di bilangan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel, Rabu (4/11).

Dalam razia tersebut, sejumlah warga pun tertangkap tangan tidak menggunakan masker. Satu per satu para pelanggar protokol kesehatan itu didata dan dipakaikan rompi oranye bertuliskan “Pelanggar PSBB”.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Alfachry, menyampaikan, didapati ada beberapa pelanggar, dengan total 32 warga terjaring razia Satpol PP gabungan tersebut.

“Tidak semua mendapat sanksi yang sama. Bagi yang bersedia, maka akan dimintakan membayar denda sesuai Peraturan Wali Kota Tangsel (Perwal) 32 tahun 2020 yang berlaku. Ada 12 orang membayar denda masing-masing Rp 50 ribu,” ujarnya.

Namun tambahnya, bagi yang keberatan, akan dijerat sanksi sosial yang berbeda-beda, yang seperti kali yakni menghukum para pelanggar dengan narik becak.

“Sepuluh orang mengayuh kendaraan roda tiga itu dengan membonceng si pemilik becak, namun beberapa pelanggar lainnya disanksi menyanyikan Indonesia Raya dan membersihkan WC,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four − 2 =