Ketua DPC PPP Tangsel, Eeng Sulaiman : Ini Agenda Lanjutkan Dukungan, Sesuai Arahan DPP

oleh

TANGSEL, LENSAJAKARTA.COM – Kota Tangerang Selatan, Banten saat ini akan menghadapi hajat besar, yakni Pilkada, Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan sudah membuka pendaftaran bagi 3 pasangan yang akan ‘bertarung’ pada 9 Desember 2020.

Salah satu partai pendukung, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk pasangan Drs. H. Benyamin Davnie dan H. Pilar Saga Ichsan ST, (BenPilar) sudah mendapatkan SK dari DPP.

Ditemui usai pendaftaran pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Selatan, Ketua DPC PPP Tangerang Selatan, Ir Eeng Sulaiman, MM mengutarakan, terkait dukungan salah satu pasangan calon kepala daerah Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dan Pilar (BenPilar), memang ini agenda melanjutkan, karena waktu periode pasangan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie sebelumnya.

“Dukungan PPP pada pasangan tersebut sudah terjalin, artinya kita masih koalisi Golkar dan PPP dan SK nya sudah keluar,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/9) di kantor KPU Tangsel.

Dikesempatan tersebut juga, saat wartawan ingin mencari tahu terkait Muktamar, dirinya mengatakan Muktamar PPP ke IX yang nantinya akan digelar usai pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2020, Sulaiman mengatakan bahwa itu masuk ke ranah DPP.

Dia mengatakan, semenjak adanya pandemi Covid-19, rencana semula melalui hasil rakernas PPP di hotel Grand Sahid Jakarta lalu, bahwa merekomendasikan pelaksanaan Muktamar akan dilaksanakan usai pilkada, namun begitu belum ditentukan kapan pasti waktu pelaksanaannya.

Beliau menambahkan, bila nantinya pelaksanaan Muktamar dilakukan secara Daring ataupun Virtual memang baru sekedar wacana. Tapi begitu, dirinya berharap agar pandemi Covid-19 akan cepat berakhir, dan Muktamar PPP dilakukan secara konvensional.

Saat ditanyakan bila ada tokoh-tokoh nasional yang akan bergabung ke dalam PPP, baginya adalah sah-sah saja, karena politik itu untuk masyarakat, yang mempunyai hak dan kewajiban dalam berpolitik dan semua organisasi atau partai politik dan bila ada fenomena ada kader diluar partai yang akan bergabung dengan partai.

Namun bila ada tokoh dari luar partai yang akan bergabung dan berniat mencalonkan sebagai calon-calon Ketua, baik itu Ketua Umum, Ketua Provinsi maupun Ketua Kabupaten/Kota, pastinya ada syarat-syarat tertentu, sesuai AD/ART dari organisasi partai politik itu sendiri.

Merekomendasi hasil Mukernas PPP beberapa waktu lalu, akan dilaksanakan setelah pilkada serentak di gelar.

Namun, sekali lagi dikatakan, bila keadaan pandemi Covid-19 hingga akhir tahun masih seperti ini, ada kemungkinan besar Mukhtamar dilaksanakan secara virtual, karena biar bagaimanapun agenda politik harus tetap dilaksanakan, namun harus ada aturan-aturan tertentu.

Malah katanya, laporan-laporan terkait pilkada kita lakukan dengan metode zoom, untuk memonitor perkembangan-perkembangan masing-masing tiap daerah tentang calon-calon kepala daerah yang diusung oleh PPP. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + eight =