Triyana : Bulog Akan Tetap Jaga Ketersediaan dan Kestabilan Harga Pangan, Khususnya Beras

oleh

JAKARTA, LENSAJAKARTA.COM- Dimasa pandemi Covid-19 ataupun tidak, bagi Badan Urusan Logistik (Bulog) ketersediaan dan menjaga kestabilan harga pangan, khususnya beras hingga ke pelosok daerah.

“Kita punya program dari pemerintah, namanya program Ketersediaan Pangan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau sering yang disebut Operasi Pasar dan ini sangat efektif. Sebab harga kita dibawah harga pasar, pastinya para ‘pemain’ beraspun akan mengikuti harga operasi pasar tersebut. Mekanisme pasar akan terjadi,” ungkap Direktur Keuangan Bulog, Triyana kepada media ini, Jum’at (10/07/2020).

Triyana menambahkan, fungsi Bulog sebagai penjaga stabilisasi harga, sangat sukses dan di kepemimpinan Budi Waseso dan timnya selama dua (2) tahun terakhir, tidak pernah ada berita di media di daerah kekurangan pangan.

“Ini berarti menajemen Bulog, sukses. Dan ratusan miliar kita keluarkan untuk menjaga ketahanan pangan tersebut. Apalagi dimasa Covid-19 ini, kami makin kerja ekstra keras untuk mencukupi permintaan yang memang diluar dugaan dalam situasi khusus seperti yang sekarang kita alami dan hadapi (Covid-19). Dan yang punya ketersediaan beras, ya Bulog,” tandasnya.

Lebih lanjut katanya, saat program Bantuan Presiden (Banpres) pada tahap satu saja Banpres yang didistribusikan sebanyak 1,5 juta KK. “Kita kirim beras 25 kg secara door to door dalam tempo 2 minggu, Alhamdulillah terselesaikan. Ini bisa dikatakan ‘mission impossible’,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 6 =