Dimasa Pandemi Pengobatan Alternatif Tetap Menggunakan Protokol Kesehatan

oleh

JAKARTA, LENSAJAKARTA.COM- Pengobatan alternatif Telapak Petir dibawah pimpinan Sutejo Prasetyo sudah mulai membuka praktek pengobatan kembali meski dengan jumlah pasien yang dibatasi.

“Memang dimasa pandemi Covid-19 ini, setelah 4 bulan lebih kami tidak menjalankan aktifitas pengobatan sebagaimana mestinya, namun pada Sabtu (25/07/2020), jumlah pasien yang berobat hampir 300 orang,” katanya kepada wartawan di ruang prakteknya, dibilangan Bekasi Jawa Barat, Minggu (26/07/2020).

Namun, pengobatan dan terapinya atas kesadaran dirinya sendiri sebagai upaya menjalankan aturan yang telah dibuat pemerintah, itupun hanya yang tahu saja.

“Saya tidak pernah menentukan tarif dalam pengobatan (dengan suka rela), pastinya mereka yang berkeinginan sehat sangat berharap kita buka kembali pengobatan alternatif ini, tapi kita juga harus patuh dengan himbauan pemerintah untuk jaga jarak atau tidak berkerumun. Namun yang saya takutkan saat seperti ini (pandemi Covid-19, red) buka praktek pengobatan, pasien biasanyakan banyak dan bergerombol. Nah…itu kan gak boleh dimasa pandemi ini,“ ungkap Tejo panggilan akrabnya.

Lebih lanjut dengan tidak adanya pasien pada saat tempat pengobatan tutup, otomatis tidak adanya pekerjaan yang dilakukan oleh anak buahnya yang berjumlah 7 orang.

“Namun, walau mereka (pekerjanya, red) tidak bekerja, pihaknya tetap memperhatikan selama masa pandemi covid-19. Memang kita tidak memberikan gaji penuh, hanya separuh gaji yang mereka terima,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *